Prof. Zudan: Registrasi Kartu Prabayar Tidak Bisa Dipalsukan

admin telah dibaca : 8 kali

Jakarta - Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, memastikan bahwa proses registrasi kartu prabayar tidak bisa lagi dimanipulasi oleh pelanggan, baik yang dilakukan pendaftaran di geray resmi maupun yang melakukan pendaftaran sendiri melalui layanan SMS. 

 

Hal ini dimungkinkan karena Ditjen Dukcapil sudah memberi hak kepada operator seluler untuk mengakses database kependudukan.

 

“Operator kami beri password untuk bisa mengakses dan mencocokkan data dengan kecepatan hingga 1 juta NIK per hari”, jelas Prof. Zudan pada kegiatan Konferensi Pers Kebijakan Registrasi Kartu Prabayar di Jakarta, Selasa (11/10/2017). 

 

Kegiatan ini difasilitasi Kementerian Kominfo dengan mengundang berbagai lembaga termasuk media massa cetak dan elektronik. 

 

Saat ini, menurut Prof. Zudan, dari enam operator seluler yang sudah bekerjasama, rata-rata sudah mengakses 170.000 NIK per hari. “Sudah mengakses 170.000 NIK per hari”, lanjutnya. 

 

Pemanfaatan data kependudukan oleh lembaga pengguna, termasuk operator seluler, tidak akan berdampak pada perubahan data penduduk, mengingat lembaga pengguna hanya diberi hak akses, bukan untuk merubah elemen data yang ada. 

 

Perubahan elemen data sesuai dengan Undang-Undang Administrasi Kependudukan tetap melalui Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota melalui proses perubahan oleh penduduk yang bersangkutan. 

 

“Kami jamin operator hanya bisa melihat data saja, tidak mengubahnya”, tegas Ketua DPN Korpri ini. 

 

Untuk memastikan kebenaran data yang didaftarkan oleh pelanggan, setiap operator seluler akan melakukan verifikasi  dengan mencocokkan elemen data penduduk seperti NIK, dan nomor KK.

“Jadinya masing-masing nomor seluler, akan langsung terhubung ke NIK. Bisa diketahui data pemiliknya”, imbuhnya.

 

Kebijakan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi kartu prabayar mulai diberlakukan oleh Kementerian Kominfo per 31 Oktober 2017 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Peraturan ini terakhir diubah dengan Permenkominfo Nomor 14 Tahun 2017.


Perkembangan Proses Perekaman KTP-el

Perekaman E-KTP di Seluruh Indonesia Wajib Selesai Tahun Ini

Percepat Aktivitas Bisnis, 10 Lembaga Manfaatkan Data Kependudukan

Langkah Kemendagri Tuntaskan Akta Kelahiran dan KTP-el

Dukcapil Melayani 22 Jenis Layanan Administrasi Kependudukan


Tinggalkan Komentar
0 Komentar :